Turba PC Fatayat NU Blitar Satukan Semangat Tiga PAC di Doko
BLITAR – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Blitar menggelar kegiatan Turun ke Bawah (Turba) bersama tiga Pimpinan Anak Cabang (PAC), yakni PAC Fatayat NU Doko, PAC Fatayat NU Kesamben, dan PAC Fatayat NU Selorejo, di wilayah PAC Fatayat NU Doko, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan organisasi antara jajaran PC Fatayat NU Kabupaten Blitar dengan kader di tingkat anak cabang. Turba juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi, mengetahui perkembangan organisasi, serta memperkuat koordinasi dan sinergi antarkader.
Sejak kegiatan dimulai, suasana penuh semangat dan keakraban tampak mewarnai pertemuan tersebut. Kader dari tiga PAC hadir bersama-sama untuk mengikuti rangkaian agenda yang dikemas dalam suasana hangat dan komunikatif.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Turba bukan sekadar agenda kunjungan organisasi. Lebih dari itu, Turba merupakan bentuk komitmen PC untuk hadir secara langsung di tengah kader dan memastikan roda organisasi terus berjalan hingga tingkat bawah.
> “Kami ingin Fatayat NU terus tumbuh dengan kekuatan kebersamaan. PC tidak bisa berjalan sendiri, begitu pula PAC. Ketika kita saling menguatkan, saling berkomunikasi, dan bergerak bersama, maka organisasi ini akan semakin besar manfaatnya bagi kader dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan PAC Doko, Kesamben, dan Selorejo memiliki peran penting dalam menggerakkan program-program Fatayat NU di wilayah masing-masing. Karena itu, penguatan administrasi, kaderisasi, komunikasi, serta pelaksanaan program kerja harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, para kader juga mendapatkan motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan organisasi. Fatayat NU diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi menjadi ruang bagi perempuan untuk belajar, berkembang, berkarya, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.
Perwakilan PAC Fatayat NU Doko selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kehadiran kader dari Kesamben dan Selorejo dinilai semakin mempererat hubungan persaudaraan antarkecamatan.
> “Kami sangat bersyukur dan senang bisa menjadi tuan rumah Turba kali ini. Pertemuan seperti ini memberi semangat baru bagi kami untuk terus bergerak. Kami juga bisa belajar dan bertukar pengalaman dengan kader dari PAC lain,” ungkapnya.
Melalui dialog dan kebersamaan dalam kegiatan Turba, berbagai persoalan maupun tantangan organisasi di tingkat PAC diharapkan dapat dihadapi secara bersama-sama. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatukan visi dalam membangun Fatayat NU yang semakin solid, mandiri, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Turba PC Fatayat NU Blitar di Doko membuktikan bahwa kekuatan organisasi berawal dari kedekatan dengan kader. Ketika komunikasi terjalin, silaturahmi terjaga, dan semangat kebersamaan terus dipupuk, maka setiap kader memiliki ruang untuk tumbuh dan mengambil peran.
*Dari Doko, Kesamben, hingga Selorejo, semangat itu kembali diteguhkan: Fatayat NU akan semakin kuat bukan karena berjalan sendiri, melainkan karena para kader memilih untuk saling menggandeng, saling menguatkan, dan bersama-sama menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta peradaban.